Buahan, Kamis 19 Pebruari 2026. Kegiatan posyandu telah dilaksanakan di Desa Buahan yang dimana rutin dilakukan setiap 1 Bulan sekali dan juga dilaksanakan di semua dusun dengan tepatan waktu yang berbeda - beda. Posyandu adalah kegiatan kesehatan dasar yang diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat yang dibantu oleh petugas kesehatan.
A.A. Gde Muninjaya (2002:169) mengatakan: ”Pelayanan kesehatan terpadu (yandu) adalah suatu bentuk keterpaduan pelayanan kesehatan yang dilaksanakan di suatu wilayah kerja Puskesmas. Tempat pelaksanaan pelayanan program terpadu di balai dusun, balai kelurahan, RW, dan sebagainya disebut dengan Pos pelayanan terpadu (Posyandu)”. Konsep Posyandu berkaitan erat dengan keterpaduan. Keterpaduan yang dimaksud meliputi keterpaduan dalam aspek sasaran, aspek lokasi kegiatan, aspek petugas penyelenggara, aspek dana dan lain sebagainya. (Departemen kesehatan, 1987:10).
Posyandu dimulai terutama untuk melayani balita (imunisasi, timbang berat badan) dan orang lanjut usia (Posyandu Lansia).
Tujuan Posyandu
Menurut Depkes tujuan diselenggarakan Posyandu adalah untuk:
- Mempercepat penurunan angka kematian bayi, anak balita dan angka kelahiran.
- Mempercepat penerimaan NKKBS.
- Meningkatkan kemampuan masyarakat untuk mengembangkan kegiatan-kegiatan kesehatan dan lainnya yang menunjang, sesuai dengan kebutuhan.
Sapta Krida Posyandu
7 kegiatan utama Posyandu atau yang dikenal dengan isitlah sapta krida Posyandu, adalah:
- Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)
- Keluarga Berencana (KB)
- Imunisasi
- Peningkatan gizi
- Penanggulangan diare
- Sanitasi dasar
- Penyediaan obat esensial
Senam lansia di Posyandu adalah kegiatan rutin fisik ringan (seperti senam persendian, pernapasan) yang dilaksanakan untuk menjaga kebugaran, meningkatkan fleksibilitas, dan mempererat interaksi sosial lansia. Aktivitas ini biasanya berdurasi 30 menit, dipandu kader, dan dilakukan sebelum pemeriksaan kesehatan, membantu mengurangi kaku sendi, stres, serta memelihara fungsi kognitif.
Manfaat Utama Senam Lansia di Posyandu:
- Fisik: Meningkatkan fleksibilitas, keseimbangan, koordinasi, sirkulasi darah, serta mengurangi kaku sendi dan risiko penyakit.
- Mental & Sosial: Mengurangi stres, mencegah kesepian, dan meningkatkan semangat serta kebahagiaan lansia.
- Kesehatan: Membantu memantau kondisi fisik bersamaan dengan pengecekan tensi, berat badan, gula darah, dan asam urat.
Contoh Gerakan yang Sering Dilakukan:
- Pemanasan: Peregangan leher, bahu, dan pergelangan tangan/kaki.
- Inti: Jalan di tempat, push-up di dinding, dan latihan keseimbangan (berdiri satu kaki).
- Pendinginan: Gerakan pernapasan lembut untuk menenangkan tubuh.
Tips Pelaksanaan:
- Rutin: Dilakukan secara teratur (misalnya, sebulan sekali saat Posyandu).
- Aman: Gerakan disesuaikan dengan kemampuan lansia, hindari gerakan melompat atau berputar drastis.
- Hentikan jika sakit: Segera berhenti jika merasa pusing, sesak napas, atau nyeri dada.
Kegiatan ini sangat krusial untuk menjaga lansia agar tetap aktif, mandiri, dan sehat di usia senja.